,

Mari Kita Sukseskan Kampanye Measles Rubella

Pencanangan Kampanye Measles Rubella (MR) dan Gebyar Bulan Imunisasi Anak Sekolah

Campak dan Rubella adalah penyakit infeksi menular melalui saluran napas yang disebabkan oleh virus. Orang yang berisiko tertular antara lain anak dan orang dewasa yang belum pernah mendapat imunisasi Campak dan Rubella, serta anak dan orang dewasa yang belum pernah mengalami penyakit campak dan rubella.

Campak dapat menyebabkan komplikasi yang serius seperti diare, radang paru, radang otak, kebutaan bahkan kematian. Rubella biasanya berupa penyakit ringan pada anak, akan tetapi bila menulari ibu hamil pada trimester pertama atau awal kehamilan, dapat menyebabkan keguguran atau kecacatan pada bayi yang dilahirkan.Pada tahun 2000, lebih dari 1/2 juta anak di dunia meninggal karena komplikasi penyakit campak.

Pada hari Senin tanggal 31 Juli 2017 bertempat di Pendopo Balai Desa Wonokromo Puskesmas Pleret menggelar acara Pencanangan Kampanye Measles Rubella (MR) dan Gebyar Bulan Imunisasi Anak Sekolah. Acari ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan bantul yang diwakili oleh Kasi Imunisasi & Surveilame , Camat Kecamatan Pleret, Kapolsek, Ka UPT PPD, Kepala Rayon Militer, Lurah se-Kecamatan Pleret, Bapak/Ibu Guru & adik-adik siswa peserta Imunisasi.

Acara diawali dengan sambutan Kepala Puskesmas Pleret Dr. Fauzan yang menjelaskan tentang Kampanye imunisasi Measles Rubella (MR) adalah suatu kegiatan imunisasi secara massal sebagai upaya untuk memutuskan transmisi penularan virus campak dan rubella secara cepat. Imunisasi MR diberikan pada anak usia 9 bulan sampai dengan kurang dari 15 tahun selama masa kampanye yaitu bulan Agustus dan September 2017.

Sementara itu, dalam sambutannya, Camat Kecamatan Pleret Alwi, SH, S.Hum,mengatakan bahwa kesehatan itu penting sekali, sangat bagus jika upaya pencegahan dari virus/penyakit dilakukan sedini mungkin. Oleh sebab itu mari kita sukseskan program pemerintah melalui kampanye Measles Rubella ini agar berjalan lancar, karena program pemerintah ini tujuannya adalah agar seluruh warga masyarakat diberikan kesehatan.

Disisi lain, Kasi Imunisasi & Surveilance Dr. Abednego Dani N dari Dinas Kasehatan yang dalam hal ini mewakili Kepala Dinas Kesehatan memberikan arahan bahwa awalnya, Pemerintah pusat melalui Kementerian kesehatan ingin mengganti vaksin yang dari usia 9 bulan diteruskan di usia 19 bulan diteruskan lagi di SD kelas 1 yang awalnya diberikan vaksin campak, mulai tahun ini diganti campaknya ditambah satu dengan rubella sehingga nanti sekali suntik mendapatkan dua vaksin yaitu campak dan rubella.

Acara diakhiri dengan pemberian simbolis Imunisasi kepada perwakilan siswa yang disampaikan oleh Sutarni dan dilanjutkan kepada perwakilan dari seluruh sekolah.

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Data Peserta KB Baru Menurut Jenis Kontrasepsi

Lomba Cerdas Cermat Lansia Puskesmas Pleret